Erick Thohir: 1,5 Juta Tenaga Kesehatan Divaksin Covid-19 Lebih Cepat

- 3 September 2020, 16:32 WIB
Ketua Pelaksana Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang juga Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir mengatakan tenaga kesehatan akan divaksin covid-19 lebih cepat. /DOK. Pikiran Rakyat/

SRAGENIA.COM - Pemerintah Indonesia memprioritaskan vaksin Covid-19 kepada tenaga kesehatan sebagai garda terdepan penanganan Covid-19, setelah vaksin corona sudah diproduksi.

Sebanyak 1,5 juta tenaga kesehatan akan divaksin Covid-19 terlebih dahulu.

Ketua Pelaksana Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Erick Thohir mengatakan, vaksinasi dilakukan dengan dua skema, yaitu dengan bantuan pemerintah dan secara mandiri.

Baca Juga: Minta Lulusan Luar Negeri Pulang Kampung, Nadiem : Tanah Air Indonesia Butuh Anda

Erick Thohir menegaskan bahwa tidak ada perbedaan layanan untuk penerima vaksin Covid-19 dalam dua skema tersebut.

"Tapi bukan berarti yang bayar didahulukan dari yang gratis, bukan. Nanti ada sinkronisasi jadwal data, jadi bukan juga diputarbalikkan seakan-akan pemerintah cari uang, tapi pemerintah punya gratis," ucap Erick, yang juga Menteri BUMN usai pertemuan dengan Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) dan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) di Jakarta, Kamis, 3 September 2020. Dikutip dari Pikiran-Rakyat.com pada 3 September 2020.

Erick Thohir mengatakan sebanyak 1,5 juta orang tersebut merupakan estimasi dari jumlah tenaga kesehatan.

Pihaknya masih terus dikonsolidasi dengan IDI, PPNI, serta Ikatan Bidan Indonesia.

Baca Juga: Bantuan Langsung Tunai (BLT) Tahap Dua: Informasi Terbaru Ada di Sini

Halaman:

Editor: Alan Pebriano

Sumber: ANTARA, Pikiran Rakyat


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

X