7 Kecamatan Kekeringan, BPBD Sragen Salurkan Bantuan Air Bersih

- 26 Agustus 2020, 15:30 WIB
Ilustrasi bantuan air bersih ke daerah yang terdampak kekeringan. /Eviyanti/PR

SRAGENIA.COM - Sebanyak 7 Kecamatan mengalami kekeringan di musim kemarau bulan ini. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sragen melalui Tim Reaksi Cepat (TRC) mulai melakukan droping air bersih ke 7 Kecamatan yang terdampak kekeringan.

Sebanyak 107 tangki atau 532.000 liter air bersih sudah didistribusikan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sragen (24/8/2020).

"Dengan rincian, BPBD ada 88 tangki atau 440.000 liter, PMI ada 4 tangki atau 32.000 liter, PDAM ada 15 tangki atau 60.000 liter," jelas Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sragen, Sugeng Priyono dikutip dari SragenKab.com pada Rabu, 26 Agustus 2020.

Baca Juga: 6 Cara Mudah Mengatasi Rasa Lelah yang Berlebihan

Sugeng Priyono menuturkan pada tahun 2020 ini, terdapat 7 Kecapatan di Sragen yang mengalami kekeringan antara lain Kecamatan Miri, Gesi, Sukodono, Jenar, Sumberlawang, Mondokan, dan Tangen.

Menurut penjelasan dari BPBD Sragen, pihaknya telah melakukan droping air bersih sejak 1 Agustus 2020, dan paling banyak di Kecamatan Sumberlawang.

"Kami sudah droping sejak 1 Agustus lalu dengan droping paling banyak di Kecamatan Sumberlawang," imbuh Sugeng.

Sugeng memperkirakan pada awal bulan September besok merupakan puncak krisis kekeringan, detailnya terdapat 43 desa dan 249 dukuh yang berada di 7 Kecamatan wilayah utara Kabupaten Sragen.

Baca Juga: 7 Cara Terbaik untuk Mengatur dan Membersihkan Kulkas

Halaman:

Editor: Alan Pebriano

Sumber: SRAGENKAB


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

X